|
2
1990-an
(Ibrahim,
2009).
Sebenarnya
Multi
Level Marketing
adalah
pengembangan
pemasaran
dari metode
direct
selling
(pemasaran
langsung).
Sedangkan
direct selling
sendiri
adalah
strategi
pemasaran
yang
mengandalkan
pada kualitas
dan
jangkauan
distributor di dalam memasarkan
produknya.
Multi Level Marketing
adalah sistem penjualan
berpola bertingkat
atau
berjenjang.
Yang mengandalkan
sistem
jaringan.
Sistem
kerja
MLM mengandalkan
pada
pemasaran
sehingga
MLM
juga
disebut
network
marketing
(pemasaran
bermetode
jaringan).
Selain
itu, istilah
network
marketing
dianggap
lebih
familiar
karena
pada
kenyataannya
bisnis
MLM
ini
memang
perpaduan
antara
jaringan
produsen
barang
atau
jasa
dengan
jaringan
para
marketing
yang
juga
berfungsi
sebagai
distributor
atau
networker (Ibrahim,
2009).
Orang-orang
yang
bergelut
di MLM
secara
individu
dinamakan
member,
distributor,
pengusaha
mandiri
dan
lain
sebagainya.
Pekerjaan
MLM
adalah
pekerjaan
yang
membutuhkan
kerjasama,
dilaksanakan
bersama-sama,
dan untuk
kepentingan
bersama sehingga berlaku adil
simbiose mutualistis. Dalam
MLM
tidak
bisa
disebut
model
piramid,
akan tetapi
sebuah
sistem yang berpedoman
kepada
kiprah
distributor.
Mereka
yang mampu
menjual
produk
lebih banyak
dapat penghargaan
lebih tinggi
dibandingkan
mereka yang jual lebih sedikit.
Didalam
bisnis
MLM,
individu-individu
yang berkecimpung
didalamnya
menentukan
sendiri
penghasilannya.
Hal ini amat
berpengaruh
terhadap
kinerja,
konsistensi,
dan
motivasi
mereka
di dalam
merancang
sukses.
Masing-masing
individu
|