|
BAB I
Pendahuluan
1.1
Latar Belakang
Pemasaran
mempunyai
peranan
yang
penting dalam masyarakat
karena
pemasaran
menyangkut
berbagai
aspek
kehidupan,
termasuk
bidang
ekonomi
dan
sosial.
Karena
kegiatan
pemasaran
menyangkut
masalah
mengalirnya
produk
dari
produsen
ke konsumen,
maka pemasaran
menciptakan
lapangan
kerja
yang
penting
bagi
masyarakat.
Dengan
demikian
pemasaran
sektor
penting
dalam
pendapatan
masyarakat.
Dan
perlu
disadari
juga
bahwa
sebagian
besar
pengeluaran
uang
masyarakat
konsumen
mengalir
ke
kegiatan
pemasaran.
Rata-rata
perusahaan
hampir
50
persen
pengeluaran
untuk biaya-biaya
pemasaran,
termasuk
biaya distribusi,
biaya promosi,
biaya penelitian
pasar,
biaya
pelayanan
dan biaya
pengembang
produk.
Untuk
menekan
biaya-biaya
tersebut
maka
timbulah
ide
melakukan
direct
selling
atau
yang
kita
kenal
dengan
MLM
(Multi
Level
Marketing). Multi
Level
Marketing mulai
dikembangkan oleh
Karl
Ramburg
dan
Robert
Metcalt
pada
tahun
1945
di
Amerika
Serikat.
Dan
mulai
berkembang
ke negara-negara
lain
pada
tahun
1960-an.
Pada
tahun
1978
didirikanlah
Federasi Penjual Langsung Dunia (World Federation of Direct Selling Association)
yang dimana telah mencapai keanggotaannya hingga 50
negara termasuk indonesia.
mulai
masuk
ke Indonesia
sekitar
tahun
1970
dengan
mendirikan
APLI
(Asosiasi
Penjualan Langsung Indonesia) pada tahun 1984 dan berkembang pesat pada tahun
1
|