|
40
3. Memberikan umpan balik yang informatif
Untuk setiap sistem diharapkan adanya suatu
umpan balik bagi user.
Respon
yang diberikan tergantung dari aksi yang dilakukan oleh user.
4. Merancang dialog untuk menghasilkan keadaan akhir yang baik
Urutan suatu aksi haruslah diorganisir menurut kelompok tertentu yang
terdiri dari permulaan, tengah, dan akhir. Umpan balik yang informatif
kepada pengguna pada taraf akhir dari suatu kelompok aksi akan
memberikan
kepuasan
kepada user
bahwa aksi yang mereka lakukan telah
berhasil
dengan
baik,
sehingga
akan
memberikan
kesan
kepada
user
bahwa
ia aman untuk melakukan aksi selanjutnya.
5. Memberikan penanganan kesalahan yang sederhana
Perancangan
suatu
sistem
haruslah
dibuat
sedemikian
rupa
sehingga user
tidak akan menimbulkan kesalahan yang signifikan. Jika
user akhirnya
melakukan
suatu kesalahan,
maka sistem hendaknya
memberikan peringatan
yang sederhana dan konstruktif serta spesifik.
6. Memungkinkan pembalikan aksi (undo) dengan mudah
Setiap aksi haruslah dirancang sedemikian
rupa
sehingga
dapat
melakukan
pembalikan
untuk
kembali
ke
keadaan
semula
sebelum aksi
tersebut
dijalankan. Dengan adanya
fasilitas
ini, user akan
memiliki keberanian
untuk
mengeksploitasi sistem yang dibuat, karena untuk semua kesalahan yang
timbul,
user
memiliki
pilihan
untuk melakukan
pembalikan terhadap
aksi
yang telah dilakukan.
|