|
28
terjadinya data ganda dan mengurangi masalah yang terjadi pada satu
relasi atau yang lebih dikenal dengan anomali.
Pertama
kali
dikembangkan oleh
E.F
Codd
(1972b).
Proses
normalisasi sering
dilakukan
sebagai
rangkaian
test
terhadap
suatu
hubungan
untuk
menentukan apakah
memenuhi
atau
melanggar
kebutuhan dari bentuk normal yang ditentukan.
Pada
proses
normalisasi
seringkali
terjadi
pemecahan sebuah
relasi
menjadi
dua
relasi
atau
lebih.
Proses
pemecahan
seperti
ini
biasa
disebut
dengan
istilah
dekomposisi. Secara
lebih
khusus,
jenis
dekomposisi yang
dilakukan
adalah
dekomposisi tak
hilang,
yang
artinya
bahwa
tidak
ada
informasi yang
hilang
ketika
relasi
dipecah
menjadi relasi-relasi lain.
1.
Bentuk normal kesatu (1NF)
Mengidentifikasi dan
membuang
atribut
yang
berulang
(Repeating
Group)
dan memiliki nilai
yang
lebih dari satu
(Multi Value). Suatu hubungan dikatakan normal pertama jika:
a.
Setiap baris dan kolom berisi atribut yang bernilai tungal.
b. Kunci primer telah ditentukan
c.
Attribute nilai banyak (Multi Value) telah dihilangkan
2.
Bentuk normal kedua (2NF)
Ketergantungan Fungsional (Functional Dependencies)
Menurut
Connolly &
Begg
(2002,
p379),
bergantung
fungsional
dapat
didefinisikan sebagai
berikut:
Jika
A
dan
B
merupakan
bagian
atribut
dari
suatu
hubungan,
B
bergantung
|