|
29
penuh kepada A, jika dan hanya jika setiap nilai A berhubungan
dengan sebuah nilai B.
Bergantung
fungsional
penuh
didefinisikan sebagai
berikut:
Jika
A
dan
B
adalah
atribut
dari
suatu
hubungan, B
bergantung
fungsional sepenuhnya kepada A
jika
B
bergantung
fungsional terhadap
A,
tetapi
tidak
memiliki
ketergantungan
terhadap subset A lainnya.
Suatu hubungan berada dalam bentuk normal kedua jika:
a. Berada bentuk normal pertama
b.
Attribute bukan
kunci
primer
(non
primary
key)
telah
dihilangkan
atau
semua
atribut
bukan
kunci
primer
bergantung fungsional sepenuhnya kepada kunci primer.
3. Bentuk normal ketiga(3NF)
Ketergantungan transitif (Transitive Dependency)
Menurut
Connolly &
Begg
(2002,
p394),
Ketergantungan
transitif dapat didefinisikan sebaai
berikut:Pada kondisi dimana
A,B,
dan
C
adalah
atribut
dari
suatu
hubungan. Jika
A?B
dan
B?C,
maka
C
merupakan
ketergantungan
transitif
pada
A
melalui
B
( dimana A tidak bergantung fungsional terhadap B atau C ).
Contoh: staffNo ? branchNo
branchNo? bAddress
Menurut Connolly &
Begg (2002, p394), Suatu hubungan
berada pada bentuk normal ketiga jika:
|