![]() 31
manajer.
Dapat
diputuskan
bahwa
tidak
semua
memenuhi
hal
ini
dan
harus ada satu sistem yang
memungkinkan bahwa
seorang
manajer dapat
mengawasi setiap sekretaris.
3.
One
to
One
:
Untuk
setiap
perusahaan,
dapat
dipastikan
memiliki
1
dewan
direktur.
Dan seorang dewan pengurus hanya bekeja untuk 1 perusahaan. Sebuah
perusahaan harus mempunyai sebuah dewan pengurus, dan begitu juga
sebaliknya.
Kelas Asosiasi
Antar kelas-kelas asosiasi dihubungkan dengan garis putus-putus. Contoh pada
gambar dibawah ini menerangkan bahwa sebuah kelas baru bernama Registration.
Namun, sebuah kelas asosiasi dapat diberi
nama
sesuai dengan kegunaan kelas asosiasi
yang baru dibuka tersebut yang merefleksikan
arti
dari
asosiasi;
dan
kemudian
nama
Register asosiasi itu tidak perlu lagi digunakan.
Selain
dari
keterkaitan
dengan
asosiasi,
sebuah
kelas
asosiasi
tidak ada
beda
dengan
kelas
yang
lain,
secara
umum
itu
bisa
memiliki
beberapa
sub
kelas
dengan
asosiasi lain yang terkait.
Gambar
2.15
Sebuah
hubungan
many-to-many
dari
sebuah
kelas
asosiasi,
dan
sebuah diagram ekuivalen dengan menggunakan 2 hubungan One to Many.
|