Home Start Back Next End
  
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1.Kriptografi
2.1.1 Pengertian Kriptografi
Kriptografi 
terdiri 
dari 
dua 
kata 
yang 
berasal 
dari 
bahasa 
Yunani, 
yaitu:
“kryptos”
dan
“graphia”.
Arti
kata
“kryptos”
adalah
sesuatu
yang
disembunyikan,
tidak dikenal, terselubung, rahasia atau misterius. Sedangkan  “graphia” berarti tulisan.
Jadi,
kriptografi
dapat
dijelaskan
secara
harfiah
sebagai
tulisan
rahasia atau
terkadang
disebut sebagai seni dan ilmu tulisan rahasia. Menurut buku yang berjudul “Applied
Cryptography” karangan Bruce Schneider
(John
Wiley
&
Sons,1996),
kriptografi
merupakan
suatu
seni
atau
ilmu  
untuk
menjaga
kerahasiaan
dari
sebuah
tulisan
agar
tetap
aman,
tanpa
diketahui
pihak yang tidak berkepentingan. Pakar ilmu kriptografi
dikenal sebagai kriptografer.
Selain
kriptografi,
ada
kripanalisis yang merupakan
kebalikan
dari
proses
kriptografi
dalam kriptologi.
Kriptologi
ini
termasuk
salah
satu
cabang
ilmu
algoritma
di
bidang
matematika. Para
pelaku
kriptologi
dikenal
sebagai
kriptologis. 
Pada 
kripanalisis,
penganalisa 
dan 
pemecah 
kode 
ciphertext 
menjadi
plaintext
tanpa
melaui
proses
deskripsi
yang wajar disebut kripanalis. Algoritma
kriptografi dan seluruh kemungkinan ciphertext, plaintext, dan key(kunci-kunci
lainnya)
disebut
kriptosistem.
Plaintext
adalah
pesan/data
asli
yang
dapat
dibaca. Ciphertext
adalah
pesan/data
yang
acak,
yang
sulit
diartikan.
Key
adalah
nilai
yang
digunakan
untuk mengubah plaintext menjadi ciphertext.
6
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter