![]() 9
Gambar diatas menunjukkan aliran normal dari pengiriman pesan, jika tidak terjadi
serangan diantaranya pengirim dan penerima.
Secara umum, serangan keamanan dibagi menjadi empat kategori, yakni :
1)
Interupsi
merupakan
aset
yang
dapat
menghancurkan
atau
merusak,
sehingga
sudah
tidak
dapat
digunakan
kembali. Interupsi
ini
dapat
menyerang
bagian
availability(kemampuan).
Contohnya
kerusakan
pada
hard
disk
atau
terjadinya
kelumpuhan sistem manajemen file.
Gambar 2.2 Interupsi
2)
Intersepsi,
yaitu
pihak
yang
sebenarnya
tidak
berhak
memiliki
hak
akses.
Serangan
ini
dapat
dilakukan
oleh
komputer
maupun
manusia
dan
dapat
mengacaukan kerahasiaan suatu aset., misalnya hacker.I
Gambar 2.3 Intersepsi
3)
Modifikasi
adalah
pihak
ketiga
yang
tidak
mempunyai
hak
untuk
mengakses
suatu data, tetapi juga merusak data tersebut. Ini merupakan serangan pada
keutuhan data,
seperti
mengubah
isi
file atau data, sehingga akan
menyebabkan
|