|
38
Inggris
selalu
diterima
perpustakaan
ITB.
Para
alumni
ITB
tidak
ketinggalan
turut
pula
membantu perpustakaan, terutama dalam pengadaan buku-buku dan majalah.
Pada tahun 1974 semua
bagian di Perpustakaan ITB telah ditangani dan dikepalai
oleh staf berkebangsaan Indonesia, tenaga asing
hanya
membantu
saja.
Kemudian
pada
tahun 1975 dimulailah perencanaan sebuah gedung perpustakaan permanen yang dirancang
sesuai dengan fungsi perpustakaan perguruan tinggi.
Pertengahan tahun 1987 sebuah gedung perpustakaan yang cukup megah berdiri di
kampus
ITB
dengan
luas
9.000
meter
persegi .
Gedung
ini
merupakan
tahap
pertama
dari
rencana bangunan yang jumlah totalnya mencapai luas 16.000 meter persegi. Tahap kedua
pembangunan gedung perpustakaan baru akan dilaksanakan setelah gedung tahap pertama
terisi
penuh,
dan
hal
ini
diperkirakan
baru akan
tercapai
setelah
gedung
tahap
pertama
dioperasikan selama 25 tahun.
Fasilitas yang tersedia di perpustakaan ITB adalah sebagai berikut :
1. Mushola,
kantin
dan
waserba.
Bila
Anda
memerlukan
tempat
untuk
melaksanakan
ibadah
sholat,
pada
lantai
basement dapat
Anda
manfaatkan
mushola
dilengkapi
toilet dan tempat wudlu. Selain mushola, masih bertempat di lantai yang sama,
sebuah
kantin
mungil
yang
buka
mulai
pukul
08.30
s/d
15.30
setiap
hari
selama
masa perkuliahan menyediakan beragam
makanan dan minuman bergizi-murah dan
variatif, di samping sebuah warung serba ada (waserba)
yang
menyediakan berbagai
keperluan mulai dari aneka makanan dan minuman ringan, alat tulis sampai
aksesoris.
2. Toko
buku,
bank,
ITB
Info
Corner,
photocopy
dan
ruang
seminar
Pada
lantai
1
gedung
perpustakaan
dapat
Anda
jumpai
sebuah
toko
buku
(Sagung
|