Home Start Back Next End
  
18
data link pada jaringan
ini kemudian akan
memiliki sebuah unique network ID atau
subnetwork ID.
Sebuah
alat
maupun
gateway
yang
menghubungkan
jaringan
atau
subjaringan sejumlah n
memiliki IP address sejumlah n,
masing-masing
untuk setiap
jaringan / subjaringan yang saling berinterkoneksi.
Untuk
melakukan
subnetting pada
sebuah
jaringan
dapat
dilakukan
dengan
cara
memperluas natural mask
menggunakan beberapa bit dari bagian host ID pada
IP address untuk menciptakan sebuah subnetwork ID.
Jika
terdapat
sebuah
jaringan
kelas
C
dengan
network
address
204.15.5.0
yang
memiliki
sebuah
natural
mask 255.255.255.0,
maka
dapat
dibuat
subjaringan
seperti di bawah ini:
204.15.5.0
-
11001100.00001111.00000101.00000000
255.255.255.224   - 11111111.11111111.11111111.11100000
----------------------------------------|sub|-------
Dengan
memperluas
subnet
mask menjadi
255.255.255.224,
telah
diambil
3
bit
(yang diindikasikan oleh
kata sub) dari bagian host pada IP
address
dan
menggunakannya untuk membuat subjaringan-subjaringan baru.
Dengan 3 bit
ini, terdapat kemungkinan
untuk
menciptakan
subjaringan baru
sebanyak 8 subjaringan. Dengan sisa 5 bit host ID, masing-masing subjaringan dapat
memiliki
host
address
hingga
32
host
address, dengan
jumlah
host
address
efektif
adalah 30. Hal
ini disebabkan karena host ID yang seluruhnya bernilai 0 dan 1  tidak
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter