Home Start Back Next End
  
18
Laporan
ini terdiri dari jumlah barang
yang diterima (dibeli),
jumlah barang
yang
dikirimkan
(dijual), dan jumlah barang
yang ada digudang (on-hand).
Laporan
ini
digunakan untuk mengetahui kapan melakukan pemesanan barang kembali.
2.2.8
Resiko dan pengendalian pada Persediaan
Menurut
Niswonger, Warren, Reeve, Fess 1999, Pengendalian internal pada
persediaan dapat bersifat preventif
(untuk
mencegah
kesalahan atau kekeliruan
pencatatan) maupun
detektif
(untuk mendeteksi kesalahan atau kekeliruan yang telah
terjadi). 
Pengendalian persediaan harus dimulai
setelah
persediaan
diterima
dengan
prosedur sebagai berikut:
1.
Laporan  penerimaan 
yang  belum  diberi 
nomor 
harus  diisi  oleh  departemen
penerimaan
perusahaan
dalam rangka
menetapkan
tanggung-gugat
(Account-
Ability) awal bagi persediaan.
2.
Untuk
memastikan
bahwa
persediaan
yang diterima
sesuai
dengan
yang
dipesan,
setiap laporan penerimaan barang harus cocok dengan pesanan pembelian.
3.
Yang
tertera
dalam
pesanan
pembelian
harus
dibandingkan
dengan
harga
yang
tertera dalam faktur yang dikirimkan oleh pemasok.
4.
Laporan 
penerimaan, 
pesanan 
pembelian, 
dan 
faktur 
pemasok 
dicocokkan,
perusahaan 
harus 
mencatat  persediaan  dan  utang 
usaha 
yang  terkait  dalam
catatan akuntansi
5.
Persediaan
harus
disimpan
dalam
gudang
atau
area
lain
yang
aksesnya
dibatasi
pada karyawan tertentu saja.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter