![]() 24
kepercayaan
satu
sama
lain. Pemasarnn
diha.rapkan menjadi
tujuan
suatu
usaha
untuk
mendptakan
kepuasan
konsumen
(customer statisfaction).
Keuntungart
(profit)
bukan
merupakan
tujill!ll
(objective)
tetapi
rnerupaka.'1 hasH
akhir
suatu bentuk
penghargaan
(rewards) atas
usaha
tersebut.
Konsep
pemasaran
lebih
mementingkan
produk
yang
dapat
dipasarkan untuk
memenuhi kebutuhan
konsumen
(customer
neecf).
Menurut Kotler
dan
Amstrong (200.<1,5), definisi mengenai pemasaran yaitu
sebagai
sebuah
proses
sosial
dan
manajeriai
yang
dengannya individu
ataupun
kelompok
dalam
memperoleh
kebutuha11
dan
keinginan
mereka,
dengan
cara
menciptakan dan
saling
menukarkan produk
dan
dengan pihak
lain".
Menumt
Kotler
dan
Amstrong
(2001,
p5), Pernasaran
yaitu
proses
sosial
da.'l
manajerial dimana masing-masing
individu
ataupun kelompok
mendapatkan kebutuhan
dan
keinginan
mereka,
dcngaa
menciptakan,
menawarkan
dan
bertukar
scsuatu
yang
bemilai
satu
sa'!1a lain.
2.1.6.1Bauran Pem
San
Bauran Pemasaran
didefinisikan
sebagai
seperangkat
a!at
pengontrolan,
yang
merupakan
suatu
strategi
pemasaran
dari
perusahaan
yang
dikombinasikan, sehingga menghasilkan tanggapan
yang
diinginkan
dari
sasaran
pasar. (Kotler
dan Ams:rong, 2002,
p67).
Bauran
Pemasaran
didefinisikan
sebagai
seperangkat
alat pengontro!an,
yang
merupakan
suatu
strategi
alat pemasara..'l
dari
perusahaan
yang
dikomhinasikan, sehingga menghasHkan
tanggapan
yang
diinginka.r1 dari
sasaran
pasar. (Kotler
Amstrong, 2002,
p67).
|