Home Start Back Next End
  
9
model 
regresi 
linier 
yang 
digambarkan 
sebagai
Y
=
ß
1
+
ß
2
X
dengan
Y
sebagai 
variabel 
dependen 
dan
ß
1
,
ß
2
sebagai 
variabel 
bebasnya. 
Model 
ini
menggambarkan
secara
deterministik
hubungan
antara 
Y
dan
ß
1
,
ß
2
,
dimana
nilai
Y
dipengaruhi
oleh
nilai ß1
sebagai
intercept
dan
ß
2  
sebagai
koefisien
slope.
Pada
keadaan  ekonomi 
yang  sebenarnya, 
hubungan 
variabel  dependen  dan  bebas 
ini
tidaklah selalu
mengikuti
model
secara pasti,
namun
memiliki
faktor-faktor eksternal
lainnya. Faktor-faktor ini diperhitungkan di dalam model ekonometrika. Untuk model
regresi
linier
di
atas,
dalam
ekonometrika
dimodelkan
sebagai
Y
=
ß
1
+
ß
2
X
+
u
,
dengan
u
sebagai
error
yang
dinyatakan
dengan
variabel
random
yang
memiliki
distribusi tertentu.
Skripsi
ini
menggunakan
metode
ekonometrika
dalam menganalisis
data.
Model yang akan digunakan merupakan sebuah model regresi dari volatilitas nilai
tukar rupiah terhadap dolar Amerika. Dimana
Anonim7
mendefinisikan volatilitas
sebagai
derajad
perubahan
yang
tidak
terduga terhadap
waktu
pada
suatu
variabel
tertentu yang bisa diukur lewat standar deviasi dari sampel.
2.1.2
Deret Waktu
Dalam suatu
model regresi data
merupakan komponen
utama.
Dari data akan
didapatkan statistik
yang dibutuhkan
untuk
memodelkan tren yang ada. Definisi dari
sebuah deret waktu adalah suatu kumpulan nilai observasi yang dihasilkan dari suatu
variabel 
yang 
diambil 
pada 
waktu 
yang 
berbeda. 
Data 
deret 
waktu 
biasanya
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter