|
8
2.3 Pembagian Jamu
Sesuai perkembangan cara pengolahannya, dapat dikategorikan menjadi 3 jenis :
Jamu tradisional
Merupakan jamu yang diracik murni dari tumbuhan-tumbuhan alami secara
langsung, sehingga rasa alami bahan dan aroma yang diracik benar-benar
terasa.
Biasanya
dibawa
dan
masih dilakukan oleh jamu gendong keliling.
Namun, takaran bahan dan cara dapat berbeda-beda (tidak persis) pada
setiap
racikan
yang
dibuat
oleh
masing-masing
mbok
jamu
gendong.
Sebagai pemanis, disediakan jeruk nipis, gula putih atau gula merah.
Kelemahan
jamu yang
diracik
secara
tradisional, biasanya terletak pada
kehigienisan
atau
kebersihannya.
Metode
yang
ada
dalam mengolah
jamu
dapat dibedakan menjadi beberapa cara, yakni :
1. Merebus semua bahan sampai mendidih dan matang, yang kemudian
akhirnya dimasukkan ke dalam botol jamu yang telah disediakan
2. Memeras
sari
yang
ada,
kemudian
mencampurnya
dengan
air
matang (digodog) dan siap disajikan.
Jamu modern
Merupakan jamu tradisional yang telah berevolusi dengan cara olah yang
praktis, modern, dan menarik. Dan ini telah ditempuh oleh beberapa
perusahaan-perusahaan jamu, agar jamu
tersebut dapat dikonsumsi dengan
lebih
mudah
oleh
masyarakat.
Keuntungannya
dalam hal
ini,
takaran
yang
sama dalam
setiap kemasan, kualitas, dan kehigienisannya
telah dijaga baik
|