|
12
Kristen.
Agama Kristen banyak mempengaruhi sejarah manusia, begitu juga dengan
perkembangan perpustakaan pada masa itu, yaitu pada abad pertengahan. Perpustakaan
yang semula hanya berada di istana dan biara, kemudian merambah hingga ke gereja.
Dengan bertambahnya tempat, itu berarti jenis pembaca dan jumlah buku pun ikut
bertambah.
Tetapi
sebuah
perubahan
besar
terasa ketika perpustakaan masuk ke dalam
sebuah institusi bernama sekolah. Dimana sekolah sebagai sebuah tempat menimba ilmu
pengetahuan
menjadikan
isi
dari
perpustakaan semakin kompleks dan jumlah serta jenis
pembacanya
pun
tidak
lagi
sama.
Saat
itu
perpustakaan
tetap
sebagai
pendukung
dan
belum berdiri sendiri.
Renaissance
Baru kemudian perubahan yang terjadi pada institusi pendidikan tersebut
mendasari munculnya perpustakaan di akademi (academic library) pada masa
Renaissance. Dari situ terlihat suatu proses perkembangan perpustakaan dalam upaya
untuk memenuhi kebutuhan manusia akan ilmu pengetahuan yang sedemikian besar
sehingga baik dari segi pemakain, jumlah buku dan jenis koleksinya, ruang untuk
membaca
dan
menyusun
buku
selalu mengalami
perubahan dan penyesuaian secara terus
menerus.
Puncak dari perkembangan kebutuhan
manusia ini adalah suatu konsep keberadaan
perpustakaan untuk semua orang (for the common use of everyone) atau dengan kata lain
ketika perpustakaan dibuka untuk umum. Ini merupakan konsep awal dari perpustakaan
umum (public
library).
Suatu
tingkat
perkembangan
perpustakaan
dengan
pemakai
yang
sudah tidak sejenis
lagi bahkan
sudah
luas
sekali karena terbuka bagi siapa saja dan jenis
koleksi yang demikian luasnya karena tidak terbatas oleh hal-hal tertentu saja. Keberadaan
|