|
13
perpustakaan
umum
ini
menjawab
tuntutan kebutuhan
manusia
yang
lebih besar, tuntutan
pemakai yang lebih luas dan tuntutan penyediaan buku-buku yang lebih beragam.
C)
Proses Perkembangan Ruang pada Perpustakaan
Pada
awal
mula
perpustakaan
sekitar
abad
ke-6,
yang
disebut
dengan
ruang
dalam
perpustakaan
adalah
sebuah
ruang
yang
hanya
berisi
satu
bangku,
meja
dan
rak
buku dengan komposisi sedemikian rupa yang disesuaikan dengan kebutuhan satu individu
saja karena pada saat itu perpustakaan masih bersifat individual.
Kebutuhan ruang mengalami perubahan ketika perpustakaan berkembang lebih
luas lagi dan yang berada di istana dan biara, jumlah pemakai bertambah sehingga bangku,
meja dan rak buku
yang semula berjumlah
hanya satu ketika
itu bertambah
menjadi
lebih
banyak
dari
satu
meja
dan
kursi
yang
tadinya
hanya
untuk
satu
individu
menjadi
lebih
besar karena mendukung lebih dari satu individu.
Ada dua kemungkinan yang terjadi, yaitu:
1. Masing-masing
individu
menggunakan satu
meja dan satu kursi,
ini berarti terdiri dari
beberapa kelompok bangku dan meja yang diselesaikan dengan jumlah pemakai. Jenis
ini
mementingkan
kualitas
bukan
kuantitas karena
tetap
memisahkan
masing-masing
individu.
2. Satu
meja
dapat
mendukung
kebutuhan
lebih
dari
satu
orang,
atau
satu
meja
dengan
beberapa kursi. Jenis ini mementingkan kuantitas bukan kualitas.
Kemungkinan nomor satu lebih banyak digunakan, karena kecenderungan manusia
untuk menyempurnakan apa yang sudah ada, maka dari bentuk ruang yang semula hanya
berisi satu kelompok
media
yang terdiri dari satu bangku,
meja dan rak buku tadi
|