Home Start Back Next End
  
52
Jika
pada baris
0 masih
ada
variabel
dengan
koefisien
negatif,
pilihlah
salah
satu
variabel yang
mempunyai
koefisien
paling
negatif pada
baris
0 itu. Variabel
ini akan
memasuki
status
variabel basis,
karena
itu variabel
ini disebut sebagai
variabel yang
masuk basis (entering variabel, disingkat EV).
4.   Hitung rasio
dari
ruas
kanan
(koefisien
EV)
pada
setiap
baris
pembatas
dimana
EV-
nya mempunyai koefisien positif.
Variabel
basis
pada baris
pembatas
dengan
rasio
positif
terkecil
akan
berubah
status
menjadi
variabel
non-basis.
Variabel
ini kemudian
disebut
sebagai
variabel
yang
meninggalkan
basis atau leaving variabel, disingkat LV.
Lakukan
operasi
baris
elementer
(ERO)
untuk
membuat
keofisien
EV pada
baris
dengan
rasio
positif
terkecil
akan
berubah
status
menjadi
berharga
1 dan
berharga
0
untuk baris-baris
lainnya.
2.6.5
Analisa Sensitivitas
Analisis
perubahan
parameter
dan pengaruhnya
terhadap
solusi
Linear
Programming
dinamakan
post
optimality
analysis.
Istilah
post
optimality
menunjukkan
bahwa
analisis
ini terjadi
setelah
diperoleh
solusi
optimum,
dengan
mengasumsikan
seperangkat
nilai parameter yang digunakan
dalam
model.
Perubahan atau variasi
dalam suatu
masalah LP yang
biasanya
dipelajari
melalui
post optimality analysis dapat dipisahkan
kedalam tiga kelompok
umum :
Analisa
yang
berkaitan
dengan
perubahan
diskrit
parameter
untuk
melihat
berapa
besar
perubahan
dapat
ditolerir
sebelum
solusi optimum
mulai
kehilangan
optimalitasnya,
ini
dinamakan
analisa
sensitivitas.
Jika
suatu
perubahan
kecil
dalam
parameter  menyebabkan 
perubahan  drastis  dalam  solusi,  dikatakan  bahwa  solusi
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter