|
14
Pada prinsipnya PHP
mempunyai
fungsi
yang sama dengan
skrip-skrip
seperti ASP (active server page), coldfusion ataupun perl.
Kelahiran PHP bermula saat Rasmus Lerdirf membuat sebuah skrip
Perl yang dapat mengamati siapa saja yang melihat-lihat daftar riwayat
hidupnya
pada
tahun
1994.
skrip-skrip
ini selanjutnya
dikemas
menjadi
tool
yang
disebut
Personal
Home
Page.
Paket
inilah
yang
menjadi
cikal
bakal
PHP.
Pada
tahun
1995,
Rasmus
menciptakan
PHP/FI
versi
2.
Pada
versi
inilah
pemrogram dapat
menempelkan
kode
terstruktur
dalam tag
HTML.
Menarik
sekali,
kode
PP
dapat
juga
bisa
berkomunikasi
dengan
basis
data
dan melakukan perhitungan-perhitungan yang kompleks sambil jalan.
Pada
saat
ini
PHP
cukup
popular sebagai
piranti
pemrograman
web,
terutama
di lingkungan LINUX.
Walaupun demikian, PHP juga dapat
berfungsi
pada
server-server
berbasis
UNIX, Windows NT, dan Macintosh.
Menurut
informasi
yang
ditulis
PHP
Manual,
pada
Januari
2001
terdapat
lebih dari 5.100.000 situs web yang menggunakan PHP.
Menurut Abdul Kadir (2000, p6 ) pada awalnya, PHP dirancang
untuk
diintegrasikan
dengan
web
server
Apache.
Namun
belakangan
PHP
juga
dapat
bekerja
dengan
web
server
seperti
PWS
(Personal
Web
Server),
IIS (Internet Information Server), dan Xitami.
PHP
merupakan
singkatan
dari Hyper Preprocessor, yakni instruksi
atau
perintah
pemrograman
berbasis
web
yang
bisa
disisipkan
dalam
dokumen HTML, sebagai skrip pendukung yang ada di lingkungan server
(server side HTML embedded scripting)
|