|
45
2.1.4
Kriteria Perancangan Tata Letak
Pada dasarnya kriteria utama perancangan tata letak ini adalah optimasi
pengaturan fasilitas-fasilitas operasi sehingga nilai yang diciptakan oleh sistem
produksi
akan
maksimal.
Adapun
secara
rinci
beberapa
kriteria
perancangan
tata
letak fasilitas diantaranya adalah sebagai berikut: (Purnomo. Hari, 2004, p118)
1. Pemanfaatan area yang ada.
Perancangan tata letak yang optimal
akan
meberikan
solusi
dalam
penghematan
penggunaan
area
(space)
yang
ada,
baik
area
untuk
produksi, gudang, service dan untuk departemen lainnya.
2. Memaksimalkan
dayaguna
pemakaian
mesin,
tenaga
kerja,
dan
fasilitas
produksi lebih besar.
Pengaturan
yang
tepat
akan
dapat
mengurangi
unvestasi
di
dalam
peralatan
dan
perlengkapan
produksi. Peralatan-peralatan
dan
perlengkapan dalam proses produksi dapat dipergunakan di dalam tingkat
effisiensi
yang
cukup
tinggi.
Begitu
juga
tenaga
kerja
dan
fasilitas
produksi lainnya akan dapat lebih berdaya guna.
3. Meminimasi material handling.
Selama
proses
produksi/operasi
perusahaan
akan
selalu terjadi
aktivitas
perpindahan baik itu bahan baku, tenaga kerja, mesin ataupun peralatan
produksi
lainnya.
Proses
perpindahan
ini
memerlukan
biaya
yang
relatif
|