|
39
b.
Untuk
memasangkan
produksi
dengan
distribusi.
Misalnya,
bila
permintaan
produknya tinggi
hanya pada
musim
panas,
suatu preusan dapat
membentuk stok
selama
musim
dingin,
sehingga
biaya
kekurangan stok
dan
kehabisan
stok
dapat
dihindari.
c.
Untuk mengambil keputusan dari potongan jumlah.
d.
Untuk
menghindari
dari
kekurangan
stok
yang
dapat
terjadi
karena
cuaca,
kekurangan pasokan, masalah mutu, atau pengiriman yang tidak tepat.
2.2.5
Teori Penjualan
Menurut
Baridwan (1991,
p109),
prosedur
penjualan adalah
urutan kegiatan
sejak
diterimanya pesanan
dari
pembeli,
pengiriman
barang,
pembuatan
faktur
(penagihan),
dan pencatatan penjualan.
Menurut Mulyadi (2001, p202), kegiatan penjualan terdiri dari transaksi penjualan
barang
atau
jasa
baik
secara
kredit
maupun
tunai.
Penjualan menurut
cara
pembayarannya dapat dibedakan sebagai berikut :
a.
Penjualan
tunai,
yaitu penjualan
yang dilaksanakan oleh perusahaan dengan
catatan
mewajibkan pembeli dengan
melakukan pembayaran harga barang terlebih
dahulu sebelum barang diserahkan kepada pembeli.
b.
Penjualan
kredit,
yaitu
penjualan
yang
dilakukan
dengan
cara
memenuhi
order
dari
pelanggan
dengan
mengirimkan
barang
atau
menyerahkan jasa
dan
untuk
jangka waktu tertentu perusahaan memiliki piutang pelanggannya.
|