|
14
2.1.6
EntityRelationship Modeling
Untuk
memastikan pemahaman
yang
tepat
terhadap
data
dan
bagaimana
penggunaannya
di
dalam
suatu
perusahaan,
diperlukan
sebuah
model. Salah
satunya
adalah Model EntityRelationship (ER). (Connolly dan Begg, 2002, p330).
Model
ini
menggunakan pendekatan
Top-Down
dalam
merancang
basisdata,
dimulai
dengan
mengidentifikasikan data
yang
penting
yang
disebut
entity
dan
relationship
antara
data
harus
direpresentasikan dalam
di
dalam
model,
kemudian
ditambahkan beberapa atribut dan constraint pada entity, atribut dan relationship.
2.1.6.1
Entity Types
Entity
types
adalah
sekumpulan objek
dengan
sifat
(property)
yang
sama
yang
diidentifikasikan oleh perusahaan dan keberadaanya independent
(Connolly dan
Begg,
2002,
p331).
Entity
Occurrence
adalah
objek
dari
entity
type
yang
diidentifikasikan
secara unik (Connolly dan Begg, 2002, p333).
Entity type dapat diklasifikasikan menjadi :
1.
Strong
entity
type,
yaitu
sebuah
entitas
yang
tidak
bergantung
pada
entitas
lain
karena
entitas
tersebut
diidentifikasikan
dengan
menggunakan
primary
key
(Connolly dan Begg, 2002, p342).
2.
Weak
entity
type,
yaitu
sebuah
entitas
yang
bergantung
pada
entitas
lain
karena
entitas tersebut diidentifikasikan dengan
menggunakan primary key (Connolly dan
Begg, 2002, p343).
|