|
13
interpreter identik dengan protokol. Untuk itu, maka badan dunia yang
menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization
Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama
model
referensi
OSI
(Open
System
Interconnection). Dengan demikian diharapkan
semua vendor perangkat telekomunikasi
haruslah berpedoman dengan model
referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.
OSI model pertama kali diciptakan pada tahun 1984, dimana OSI
model terdiri dari 7 layer yang mempunyai fungsi dari masing-masing layer
itu
sendiri.
Ketujuh
layer
dari
OSI
model
dimulai
dari
layer
7
sampai
ke
layer 1 adalah
layer Application, Presentation , Session , Transport ,
Network , Data Link , Physical. tujuannya untuk mempermudah dalam
mempelajari konsep jaringan serta memudahkan vendor bebas (independent)
untuk mengembangkan suatu bagian tertentu dari teknologi jaringan
komputer.
Model
OSI
memiliki
tujuh
lapisan
(layer). Prinsip-prinsip yang
digunakan bagi ketujuh lapisan tersebut sebagai berikut:
1.
Sebuah lapisan harus dibuat bila diperlukan tingkat abstraksi yang
berbeda.
2.
Setiap lapisan harus memiliki fungsi-fungsi tertentu.
3.
Fungsi
setiap
lapisan
harus
dipilih
dengan
teliti
sesuai
dengan
ketentuan standar protokol internasional.
4.
Batas-batas
lapisan
diusahakan
agar
meminimalkan
aliran
informasi
yang melewati antarmuka (interface).
|