Home Start Back Next End
  
14
5.
Jumlah 
lapisan 
harus 
cukup 
banyak, 
sehingga 
fungsi-fungsi 
yang
berbeda tidak perlu disatukan dalam satu
lapisan di
luar keperluannya.
Akan tetapi jumlah lapisan juga harus diusahakan sesedikit mungkin
sehingga arsitektur jaringan tidak menjadi sulit dipakai.
Model OSI itu sendiri bukanlah merupakan arsitektur jaringan, karena
model
ini
tidak
menjelaskan
secara pasti
layanan
dan
protokolnya
untuk
digunakan
pada
setiap
lapisannya.
Model
OSI
hanya
menjelaskan
tentang
apa
yang
harus
dikerjakan
oleh
sebuah
lapisan. Akan
tetapi
ISO
juga
telah
membuat standar untuk semua lapisan, walaupun standar-standar ini bukan
merupakan model referensi itu sendiri. Setiap lapisan telah dinyatakan
sebagai standar internasional yang terpisah.
Ketujuh
lapisan
dari
model
referensi
OSI
dapat
dibagi
ke
dalam dua
kategori, yaitu lapisan atas dan
lapisan bawah. Lapisan atas dari model OSI,
yang terdiri dari
Application Layer, Presentation Layer, Session Layer,
Transport
Layer;
berurusan dengan persoalan
aplikasi dan pada umumnya
diimplementasi hanya pada perangkat lunak (software). Lapisan tertinggi
(lapisan
aplikasi)
adalah
lapisan
penutup
sebelum ke
pengguna
(user),
keduanya, pengguna dan lapisan aplikasi saling berinteraksi proses dengan
perangkat
lunak
aplikasi
yang
berisi sebuah
komponen
komunikasi.
Istilah
lapisan atas kadang-kadang digunakan untuk menunjuk ke beberapa lapisan
atas dari lapisan-lapisan yang lain di model OSI.
Lapisan bawah dari
model OSI,
yang terdiri dari Network Layer, Data
Link Layer, Physical Layer; mengendalikan persoalan pengiriman data (data
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter