Home Start Back Next End
  
43
mencatat
saat-saat
diman a
hasil
p
roduksi
menurun.
Namun,
hal
in i
san gat
sulit
dilakukan
kar ena
p
eny ebab
menurunny a
hasil
p
roduksi
bukan
hany a
disebabkan
oleh faktor kelelahan.
3.
Kelonggaran untuk hambatan-hambatan tak terhindarkan (delay allowance)
Delay 
dap at 
disebabk an 
oleh 
b
erbagai 
faktor, 
b
aik 
y
an g  sulit 
dihindark an
(unavoidable dela y)
maup un
y
ang bisa
dihind arkan (avoidable delay).
Hambatan
y
ang
dap at  dihindarkan
sep erti
mengobrol
b
erleb ihan
dan
men gan ggur  den gan
sengaja. 
Sedan gk an 
hamb atan 
y
ang  tak 
terhindarkan 
sep erti 
menerima 
atau
meminta
p
etunjuk
kep ada
p
engawas,
melakuk an
p
eny esuaian
mesin,
men gambil
alat-alat  atau
bahan-bahan
khusus  dari  gudan g,  mesin
b
erhenti
karena
matiny a
aliran
listrik
dan
lain
sebagainy a.
Untuk
menentukan
kelon ggaran
ini,
biasany a
dilakukan samp ling p ekerjaan.
2.5.4 Menyertakan Kelonggaran dalam Perhitungan Waktu Baku
Lan gkah
p
ertama
adalah
men entukan
besarny a
kelon ggaran
untuk
ketiga
h
al d i
atas 
y
aitu 
untuk 
kebutuhan  p ribadi, 
mengh ilan gk an 
rasa 
lelah 
dan 
hambatan  tak
terhindarkan.
Dua
hal
y
ang p ertama
antara
lain
dap at
dip eroleh
dari
tabel
berikut
ini,
y
akni  dengan 
memp erhatikan  kond isi-kondisi 
y
ang
sesuai 
den gan  p ekerjaan 
y
an g
bersangkutan.
Den gan
catatan,
kelon ggaran
untuk
kebutuhan
p
ribadi
bagi
p
ria
=
0
2.5% dan
wanita = 2 – 5%. Untuk hambatan y ang ketiga,
dap at
dip eroleh dari
samp ling
p
ekerjaan y ang p ada umumny a dian ggap 5%.
M
isalkan suatu p ekerjaan y an g san gat
rin gan
y
ang dilakukan sambil duduk den gan
ger akan
terbatas,
p
engawasan
mata  
terp utus-p utus
dengan
p
encahay aan
kuran g
memad ai,
temp eratur dan
kelemb aban
normal,
siklus
udara baik dan tidak
bisin g.
Serta
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter