![]() 31
M
engenai
nilai
tambah
y
ang dimaksud
disini
ad alah
nilai
k
eluar an
y
ang
bertambah
dalam p en gertian
fun gsion al
(kegun aan) d an atau
nilai
ekonomisny a.
Secar a
sederhan a
p
roses p roduksi dap at digambarkan d alam bagan input-outpu t sebagai berikut:
Gambar 2.1 Bagan Inpu t-Output dalam Sebu ah Proses Produksi
Sumber : Sritomo Wignjosoebroto (2003)
2.3
Produktivitas Kerja Manusia dan Cara Pengukurannya
Berbicar a
men gen ai p roduktivitas kerja,
hal
ini akan
selalu dikaitkan dengan
p
engertian efektivitas dan
efisiensi
kerja.
M
enilik p engertian
umum, p roduktivitas
diidentifikasi
den gan
efisiensi
dalam
suatu rasio
antara
keluaran
(output) d an
masukan
(input).
Rasio
keluaran
dan
masukan
ini
dap at
juga
dip akai
untuk
menghamp iri
usaha
y
ang dilakukan oleh manusia. Sebagai ukur an efisiensi atau p roduktivitas kerja manusia,
maka
rasio
tersebut
umumny a
berbentuk
keluaran
y
ang
dihasilkan
oleh
aktivitas
kerja
dibagi
jam
k
erja
(man
hours)
y
ang dikontribusikan
seb agai
sumber
masukan
den gan
nilai rup iah atau unit p roduksi lainny a sebagai dimensi tolak ukurny a.
Selanjutny a bisa
diny atakan bahwa seseorang
telah b ekerja
den gan p roduktif
jikalau telah menunjukkan ou tput ker ja y ang p alin g tidak telah men cap ai suatu ketentuan
ini
didasarkan
atas
besarny a
keluaran
y
ang dihasilk an
secara
normal
dan
diselesaik an
|