|
33
meny etujui
dan
melaksanakan
suatu
transaksi.
Transaksi
y
ang
dibuat
oleh
p
ihak
y
ang
tidak
berwenan g
dap at
men gak ibatkan
kerugian
aset
p
erusahaan.
Otorisasi
tersebut
berbentuk
antara
lain
tanda tangan, in isial, atau cap p ihak berwenan g p ada sistem manual.
Namun p ada
sistem
terkomp uterisasi, otorisasi tamp ak
sebagai
verifikasi transaksi oleh komp uter.
Ketiga komp onen y ang telah disebutkan sebelu mny a, bersama
dengan authorization con trols,
harus
dap at
melakukan
tindakan
p
encegah an
(preventive), p enemuan
(detective), dan
p
erbaikan
(corrective) atas risiko kesalahan dan k ehilan gan aset p erusahaan.
3.
Penilaian Risiko (risk assessment).
Perusahaan
harus
berhati-hati terhadap
resiko
y
ang
dihadap i.
Perusahaan
harus
membentuk suatu tujuan,
y
angn
digabun gkan
den gan
p
enjualan, p roduksi,
p
emasaran,
keuan gan, dan aktivitas
lainny a
sehingga
p
erusahaan
dap at
berop erasi
den gan
b
aik.
Perusahaan
ju ga
harus meny usun sebuah
mekanisme
untuk
men gidentifik asi,
men ganalisis,
dan
men gatur
resiko-resiko
y
an g
berhubun gan
den gan
masin g-masin g bagian.
4.
Informasi dan Komunik asi (information and communication).
Yan g
men gelilin gi
aktivitas
p
engend alian
adalah
sistem
informasi
dan
komunikasi. M ereka
memun gkink an
oran g-oran g dari p erusahaan
menerima
d
an
salin g
bertukar informasi y ang
dibutuhkan
untuk
memimp in, men gatur, dan men gontrol op erasi y ang ad a.
|