|
7
Object-Oriented
Model
:
merupakan
penggabungan
fungsi
basis
data
ke dalam bahasa permrograman berorientasi objek.
Semistructured Model : setiap baris data pada model ini memiliki
struktur
datanya
(schema) masing-masing
sehingga
tidak ada batas
yang jelas antara data dan strukturnya.
Associative Model
:
setiap data terdiri dari
item dan link, di
mana link
tersebut menjelaskan sumber, tujuan, dan hubungan di antaranya.
Entity-Attribute-Value
(EAV)
Data
Model
:
Setiap
tabel
memiliki
3
kolom yang terdiri dari entitas, atribut, dan nilai.
Context Model : model ini menggabungkan semua model di atas.
2.2 Model Relasional
2.2.1
Sejarah Model Relasional
Model relasional pertama kali diajukan oleh
E. F.
Codd pada
tahun 1970
dalam
penelitiannya yang
berjudul
A
Relational
Model
of
Data
for
Shared
Data Banks (Codd, 1970). Model
ini
lebih diterima dibandingkan model set-
oriented
yang
telah
diajukan
sebelumnya
(Childs,
1968)
dan
telah
menjadi
dasar
dari
sistem
basis
data
berbagai platform
.
Inti
dari
model
relasional
adalah sebagai berikut:
-
Memungkinkan
independensi
tingkat
tinggi.
Artinya
aplikasi
tool/alat bantu tidak akan
mempengaruhi
representasi data
internal.
|