|
37
2.6.4.2. Presentation Attack
Gangguan
ini
terjadi karena proses
manipulasi (misalnya cropping,
penambahan
noise) terhadap
objek
yang
telah
ditandai
sehingga
deteksi
tidak
dapat
menemukan
sinyal watermark dan pembajak tidak perlu lagi menghilangkan sinyal yang ada.
2.6.4.3. Interpretation Attack
Pada
beberapa urutan
kerja
Digital
Watermark,
tanda
yang
terdeteksi
keberadaannya dapat
menyebabkan penafsiran
yang
berbeda-beda dari
analisa
atau
data
ilmiah.
Gangguan
ini
biasanya
terjadi
bila
pembajak
menambahkan
watermark
pada
objek
yang
sudah
di-watermark
sebelumnya sehingga
baik
si
pemilik
asli
maupun
pembajak sama-sama dapat mengklaim objek tersebut miliknya.
2.6.4.4. Legal Attack
Gangguan
ini
meliputi
keberadaan
hukum
hak
cipta
dan
kepemilikan informasi
digital,
pengertian yang
berbeda
atas
hukum
dari
jurikasi
yang
bermacam-macam,
kredibilitas
pemilik
dan
pembajak,
kemampuan
pembajak
untuk
membuat
keraguan
pada pola watermark di pengadilan dan lain-lain.
Gangguan
seperti
ini
dapat
ditangani
dengan
membangun kerangka
dasar
legal
untuk
memudahkan
penggunaan
dan
perlindungan
bagi
teknik
Digital
Watermark
dan
mencegah legal attack yang menangani manfaat perlindungan pada Digital Watermark.
|