![]() 41
4. Setiap bit dari data
rahasia (m ) disamakan dengan
nilai bit parity setiap frame.
i
Jika
nilai
bit
parity
tidak
sama
dengan
bit
data
rahasia,
maka
nilai
bit
parity
disesuaikan dengan bit dari data rahasia.
5. Setiap frame yang sudah disisipkan data rahasia digabung kembali.
6. Sinyal audio cover yang masih berbentuk bilangan biner diubah kembali menjadi
bentuk amplituda.
Untuk proses pengambilan data,
maka penerima
harus
mengetahui panjang frame
sehingga
bisa
mengetahui banyaknya
data
yang
disisipkan
pada
sinyal
audio
cover.
Diagram
blok
proses
pengambilan
data
pada
metode
parity
coding
diperlihatkan
pada
Gambar 2.18.
Gambar 2.18 Diagram Blok Pengambilan Data Rahasia Pada Metode Parity Coding
Cara
kerja
umum
pengambilan data
rahasia
dari
metode
parity
coding
adalah
dengan cara
mengurutkan nilai bit parity pada setiap frame. Berikut
merupakan prosedur
kerjanya :
1. Sinyal audio cover yang diterima dipecah menjadi beberapa frame.
2. Pada setiap frame dikodekan menjadi bilangan biner.
3. Nilai bit parity berada di Least Significant Bit (LSB) dari setiap frame.
4. Urut nilai bit parity sehingga menghasilkan data rahasia.
|