|
19
Procurement y ang sederhan a
hany a
melip uti purchasing
y
ang berulan g,
sedangk an procurement y ang rumit
dap at
melip uti p enemuan
rekan kerja
jan gka p anjan g atau co-destin y
suppliers
y
ang d ap at
secara mend asar
berkomitmen satu organisasi ke lainny a.
Sedan gk an menurut Kalakota
dan Rob inson (2001, p .314),
p
rocurement mengacu p ada
semua
aktivitas
y
ang melibatkan p roses
mendap atkan baran gbar an g dar i vendor; h al
ini
melip uti p embelian, d an
juga kegiaan
lo gistik kedalamny a sep erti transp ortasi, barang masuk dan
p
eny imp anan digudan g seb elum b aran g tersebut digun akan.
Sedan gk an
menurut
CIDB
(2005,
p
.01),
procurement
adalah
p
roses
dimana
mencip takan,
men gatur dan
memenuhi kontrak. Procurement
dap at
terjadi
kap an
saja
ketika
sumber
eksternal
dibutuhkan
untuk
meny ediakan supplies dan services.
Berdasarkan beber ap a p endap at
diatas, jadi dap at disimp ulkan bahwa
procurement
dap at dibedakan den gan purchasing. Diman a
purchasing
lebih
fokus
k
ep ada aktual
material d an
seluruh
kegiatan p embelian
sedangk an procurement
adalah p roses bagaimana
men gatur p embelian
serta berhubungan d en gan strategik
2.2.1.1 Metode metode Procurement
M
enurut Turban (2004, p .231), p erusahaanp erusahaan men ggunak an
metode-metode y ang berbed a untuk memp eroleh b aran g dan jasa, ter gantun g
dari ap a y an g mereka beli, jumlah y ang dibutuhkan atau berap a b any ak uan g
y
ang dip akai. M etode metode umum procurement ini
melip uti :
|