|
18
Selanjutny a
dari
segi
instrumentasi
y
ang digun akan, observ asi
dibedakan atas:
1. Observasi Tersruktur
Observasi
terstruktur
adalah
observasi
y
an g
telah
d
irancan g
secar a
sistematis, tentang ap a
y
ang akan
diamati,
dimana
temp atny a.
Jadi
Observasi
terstruktur
dilakukan
ap abila
p
eneliti
telah
tahu
dengan
p
asti
tentang
variabel
ap a
y
ang
akan
d
iamati.Dalam
melakukan p engamatan
p
eneliti men ggunak an instrumen p enelitian y an g telah teruji v alid itas dan
reabilitasny a.
2. Observasi Tidak Terstruktur
Observasi tidak terstruktur adalah observasi
y
ang tidak dip ersiap kan
secara
sistematis
tentang ap a
y
ang ak an
diobservasi.
Hal
ini
d
ilakuk an
karena
p
eneliti
tidak
tahu
secara
p
asti
tentang ap a
y
ang
akan diamati.
Dalam
melakukan p en gamatan p eneliti
tidak men ggunakan
instrumen
y
ang telah baku, tetap i hany a rambu-rambu p engamatan.
2.2 Teori-Teori Khusus
2.2.1
Procu rement
Dikutip
dari
http ://en.wikip edia.org/wiki/Procur ement,
procurement adalah p eroleh an goods/service p ada
total biay a
kep emilikan
y
ang terbaik y ang dimun gk inkan, d alam ju mlah dan ku alitas
y
ang
tep at,
p
ada
waktu
y
ang
tep at, p ada
temp at
y
ang
tep at dan dari
sumber
y
ang tep at
untuk
keuntungan
lan gsung
atau
p
enggunaan
d
alam
p
erusahaan,
individu atau p emerintah,
umumny a
melalui kontrak.
|