|
District
(kawasan)
Merupa)o:an
sebuah
kawasan
kota
yang
memiliki
kesamaan
cirri
khas (bentuk,
pola,
dan
wujudnya)
baik
dalam
segi
bentuk
bangunan,
kebudayaan,
dan
aktivitas
sehingga
dalam
batas
lingkungan sangatjelas
karaktemya.
Node
(titik
temu)
Merupakan
sebuah
titik pertemuan
sebuah
aktivitas,
contoh;
persimpangan
lalulintas(tidak
semua),
stasiun,
lapangan
terbang,
taman,
square,
dan
sebagainya
Identitas node
akan
lebih
mudah
ditangkap
jika
bentuknya
jelas.
Landmark
Sebuah
elemen
kota
yang
menonjol
secara
visual.
(Contoh;
bukit,
menara,
monumen,
pohon
besar,
gedung dengan
desain
khas
serta
dengan
fungsi
penting
seperti airport,
stasiun
kereta,
tempat
ibadah,
gedung pertemuan,
gedung
pemerintahan,
dii.)
Landmark
memiliki
identitas
yang baik jika
bentuknya
jelas
dan
unik
dalam
lingkungarmya, ada sekuens
dari
beberapa
landmark,
dan
terdapat
perbedaan
skala.
c. Estetika Kota
Estetika
kota yang dimaksud adalah sebuah
karya seni
yang menjadi
suatu cirri
khas
kota
tersebut.
Karya
seni
harus
dipandang
secara
Iebih
mendalam
karena
karya
seni
merupakan
sebuah
perwujudan dari
budaya
wilayah.
Menurut
Sittle,
bentuk
kota
dan estetikanya
tidak
hanaya
merupakan
ungkpan
kebudayaan
perkotaan
saja,
melainkan
berfungsi
sebagai
landasan
yang kuat
untuk
mempengaruhi
budaya
perkotaaan
kea rah
yang Jebih baik atau sebaliknya.
|