Home Start Back Next End
  
11.2.3 Perancangan Arsitektur  Berdasarkan
Lokalitas
Sebuah
tempat
selalu
memiliki karakteristik, kejeniusan,
dan
jiwa
tersendiri, yang
terbentuk dari
kegiatan
sehari-hari manusia tersebut.
Arsitektur
menjelaskan karakteristik
tempat dan
memberikan tugas
bagi
arsitek
untuk
menciptakan tempat
yang
berguna bagi
masyarakatnya. (new towns)
Pemikiran yang paling penting dalam Arsitektur sebagai pencitraan
lokalitas sebuah
kawasan  mampu  mengakomodasi
pemikiran  bahwa  arsitektur 
adalah  partisipasi
dari
berbagai pihak
(tidak
individual), proses
perancangan
harus
mendasarkan
arsitektur itu
dengan melibatkan penggunan sebagai mana peran sorang perancang. Perancang sebaiknya
mendengarkan
keinginan  lingkungan
dan 
merancangnya
sesuai 
keperluan
lingkungan
walaupun utuk menciptakan sebuah objek tersebut membutuhkan
waktu yang panjang.
(Analysing Architecture, Simon
Unwin, 2007)
Berdasarkan teori yang dikeluarkan oleh Louis Mumford lokalitas adalah :
1. 
Lokalitas
bukan
hanya
terpaku
dari
kebesaran
sejarah,
seperti
misalnya banyak
bangunan
bersejarah
yang diidentifikasikan sebagai 'vernacular brick tradition'.
Tugas
kita
bukan
hanya
meminjam
material
atau
mengopi
sebuah
contoh
kontruksi
dari
sesuatu satu
atau dua
abad
yang lalu, tetapi harus mulai
mengetahui
tentang
diri kita,
tentang lingkungan
untuk mengkreasikan sebuah arsitektur yang bertradisi lokal.
2.   Lokalitas adalah tentang
bagaimana melihat bahwa seharusnya sebuah tempat memiliki
sentuhan personal, untuk sebuah keindahan yang tidak
terduga.
Yang terpenting
dari
semua yang kita lakukan adalah membuat orang-orang merasa seperti di rumah dalam
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter