|
William S.W Lim dan Tan Hock Beng(1998) membagi menjadi 4 yaitu:
Menyegarkan
kembali tradisi
Hal ini
berlatar belakang bahwa logika
kontruksi
yang
mana terlihat secara langsung pada
arsitektur tradisional secara perlahan tergantikan
denagan evolusi dari teknologi material.
Menemukan kembali tradisi ( pencarian paradigma baru ) Paradigma bani ditemukan
dengan
mengkombinasikan
elemen -
elemen
dari
masa
lalu
dengan sumber
traditional lainnya diluar konteks budaya.
Hal ini
dilakukan
dengan Jatar belakang
bentuk
arsitektur
tidak
pemah stagnant
mw-ni sebagai budaya
melainkan
selalu
berkembang.
Melanjutkan tradisi
(
menggunakan pada
arti
yang
diperbal1arui )
Meskipun kita .
dittmtut tmtuk menghormati
sejarah masa lalu , akan tetapi masa lalu yang melekat itu
ada
berbagai
sisi dru1
dapat
memberi
pen ertian
berbeda
pada
berbagai
orang.
Sehingga
pada tradisi juga terdapat
kelenturan yang mana
dapat
mempertinggi
sensitivitas kita, interpretasi kita, sisi manakah yru1g kita perlukan demi masa kini dan
masadepan.
Penginterpretasian
kembali
tradisi
Dalrun hal ini tradisi diinterpretasi
kembali dengan
menggunakan idiom kontemporer, yang mana bentuk tradisional
formal tiditk dibuang
melainkru1 ditra11sformasi melalui
jala11 penyegaran kembali.
Dari berbagai
teori diatas, dalrun
perancanga11 arsitektur ya11g
dipengaruhi lokalitas,
dapat
disimpulka11 bahwa;
|