|
21
b. Menciptakan sebuah kesadaran pengetahuan terhadap budaya perusahaan.
c. Membutuhkan komitmen dan kepastian dari manajemen tingkat atas.
Strategic knowledge.
a. Adanya pendefinisian keahlian-keahlian yang dibutuhkan di masa mendatang.
b. Merepresentasikan isi core knowledge perusahaan.
c. Menyelaraskan strategi yang telah ada di dalam struktur organisasi perusahaan
dengan sistem manajemen.
Operational knowledge.
a.
Memastikan
bahwa
dengan
adanya
KM
ini
mampu
untuk
diimplementasikan
kedalam tingkat operasional.
b. Mengubah atau menerjemahkan tujuan normative knowledge goal dan strategic
knowledge goals menjadi obyektif yang lebih konkrit dan nyata.
c. Memaksimalkan infrastructure dari KM.
d.
Meyakinkan
bahwa
interfensi
adalah
perlu
pada
tingkat
di
mana
interfensi
tersebut
dibuat.
2.2.6
Identifikasi Knowledge
Identifikasi knowledge dibagi menjadi tiga tahap (Probst et. al., 2000, p70), yaitu:
Structural
knowledge
merupakan
explicit
knowldege
dan
sudah
terdokumentasi
dalam
bentuk kertas (hardcopy)
maupun
secara digital (softcopy). Structural knowledge
yang
ada
dalam
perusahaan
ini
yaitu
hal-hal
yang
terkait
dalam
struktur
organisasi
seperti
job description dan proses bisnis.
|