57
kemampuan yang lebih bila dibanding dengan teknologi generasi sebelumnya.
Disamping
mengusung
isu
interoperability, security,
availability,
capability
(mampu
memberikan
layanan
broadband), NLOS (Non Line of Sight), jarak
jangkau
yang
luas
dan
mobility, maka
WiMAX
tak
kalah
penting
juga
menawarkan QoS (Quality of Service).
2.2.3.1 QoS Wimax
Mekanisme
pemberian
ijin
untuk
mengakses
jaringan
adalah
aspek pertama pada QoS WiMAX. WiMAX memberikan ijin ini untuk
selang waktu yang
fixed kepada
user-usernya, sesuai dengan jenis QoS
yang dipakai user.
Pada
WiMAX
untuk
mengatur
QoS
dapat
dijalankan
oleh MAC
(Medium
Access
Control)
dengan
berbagai
kebutuhan
bandwidth
dan
aplikasi.
Sebagai
contoh
aplikasi
voice
dan
video
memerlukan
waktu
tunda (latency) yang rendah tetapi masih bisa mentolelir beberapa
error. Sebaliknya aplikasi-aplikasi data pada umumnya sangat sensitif
terhadap error. Sedangkan latency bukan
menjadi pertimbangan kritis.
Kemampuan
mengalokasikan
besarnya bandwidth
pada
suatu
kanal
pada saat yang tepat merupakan konsep
mekanisme
penting
pada
standar WiMAX untuk menurunkan latency dan meningkatkan QoS.
Aspek lain yang tersedia pada QoS yang terdapat di WiMAX
adalah kemampuan
mengatur
kecepatan data
(data
rate
manageability) dimana ditentukan oleh analisis
link (link by link basis)
antara
Base
Station
dan
Subscriber
Station,
yang
biasanya
di
kenal
|