|
28
dan
kehidup an
y
ang d ialami
oleh manusia. Semak in
bany ak
bekal
p
engetahuan
dan p engalaman y ang
dimiliki
oleh seseoran g, diharap kan oran g
tersebut
lebih
mamp u meny elesaikan
masalah y ang dih adap iny a.
Agar komp uter bisa bertindak sep erti dan sebaik
manusia,
mak a komp uter
juga
harus diber i
bek al
p
en getahuan dan
d
iberik an
kemamp uan
untuk
menalar.
Untuk
itu,
artificial
intelligence
akan
men coba
untuk
memberik an
beberap a
metode
untuk
memb ekali
co mp uter
dengan kedua
komp onen
tersebut
agar
komp uter bisa menjadi mesin y ang cerdas.
2.1.3.3 Perbedaan Kecerdasan Buatan Dengan Kecerdasan Alami
Jika diband in gkan d en gan kecerdasan alami
(kecerdasan y ang dimilik i oleh
manusia), kecerdasan
buatan
memilik i beberap a keuntungan
secara komersil
antara lain (Turban dan Frenzel, 1992, p 9):
a.
Kecerdasan buatan
leb ih bersifat
p
ermanen. Kecerdasan alami akan
men galami
p
erubahan y ang
cep at. Hal
inidisebabkan karena
sifat
manusia y ang p elup a (lup a akan suatu hal).Kecerd asan buatan tidak akan
berubah sep anjan g sistem komp uter dan p rogram tersebut tidak berubah.
b.
Kecerdasan buatan
lebih
mudah d idup likasi dan d isebarkan. M entransfer
p
engetahuan
manusia dan satu orang ke oran g lain
membutuhkan
waktu
p
roses
y
ang san gat
lama, d an
Juga k eahlian itu
tidak akan p ernah
didup likasi
secara
len gk ap .
Oleh
karena
itu,
jika
p
en getahuan
terletak
p
ada
suatu sistem
komp uter, p engetahuan tersebut dap at disalin dari
komp uter dan dip indahkan dengan
mudah ke d alam komp uter lainny a.
|