|
19
memungkinkan
sebuah
organisasi
untuk
melayani
secara
lebih efektif
kebutuhan
dari
kelompok konsumen yang
telah
terdefinisikan dengan
jelas.
iv.
Struktur divisional herdasarkan proses
(divisional structure by
process)
Struktur ini
hampir
sama
dengan
struktur
fungsional,
sehah
aktivitas
diorganisasikan
menurut cara
hagaimana
pekeijaan
dilakukan. Namun,
ada
perhedaan
utama
antara
dua
rancangan tersehut
adalah
hahwa
departermen
fungsional
tidak
hertanggung
jawah
atas
!aha atau
pendapatan,
sementara
departermen
proses
divisional
dievaluasi
herdasarkan
kriteria
tersehut.
Jadi
setiap
proses
(divisi)
akan
hertanggungjawah untuk
menghasilkan
pendapatan dan
!aha.
c.
Struktur unit
hisnis
strategis
(strategic business unit-SBU)
Struktur
SBU
ini
mengelompokkan
divisi-divisi
yang
sama
ke
dalam
unit
hisnis
strategis
serta
mendelegasikan
wewenang
dan
tanggung
jawah
untuk
setiap
unit
kepada
seorang
kepala
divisi
yang
secara
langsung
melapor kepada
direktur
eksekuti£
Biasanya
struktur
ini
diterapkan
pada
perusahaan
multidivisional
sehingga
dapat
memhantu hanyak
upaya
penerapan strategi.
d.
Struktur Matriks
(matrix structure)
Struktur
ini
merupakan
struktur yang
paling
kompleks
dari
semua
rancangan
sehah
hergantung haik
pada
alur
otoritas
dan
komunikasi vertikal maupun
horizontal.
Struktur
ini
hisa
mengakihatkan
overhead
yang
lehih
tinggi
karena
menciptakan
lehih
hanyak
posisi
manajemen.
Biasanya
struktur
ini digunakan
pada
perusahaan
konstruksi,
rumah sakit,
lahoratorium
riset, dan
perusahaan
ruang angkasa.
Supaya
struktur ini
efektif,
organisasi
memhutuhkan
perencanaan
partisipatif, pelatihan,
|