|
95
9. Real
World
Web:
Peralatan
GPS
yang
semakin
bervariasi
dan built-in
pada
PDA,
handphone
dan
iPhone
akan membuat
banyak
perusahaan
bisa
memberikan
layanan
(aplikasi
dan data)
kepada
para konsumennya
sesuai
dengan
lokasi
dimana
konsumennya berada
saat
ini
10.
Social
Software: Aplikasi
social
networking
akan
menuju
ke enterprise dan
internet
korporasi
Seperti
kutipan
yang
terdapat
di dalam
Surat
Kabar
Kedaulatan Rakyat (Priyanto,
2008)
mengenai
Green
computing,
ia
mengemukan
bahwa
konsep
Green
computing
mempertimbangkan:
triple
bottom
line
(3BL), yaitu
manusia, planet,
dan
profit
sebagai
stakeholders.
Green
computing adalah
perilaku
menggunakau somber
daya
komputasi
secara
efisien,
dengau
cara
memaksimalkan
efisiensi
energi,
memperpaujaug masa
pakai
perangkat
keras,
meminimalkau penggunaau kertas,
dau beberapa hal teknis
lainnya.
Mengacu
pada
konsep
3BL,
pengembangan sistem
berbasis
SIITI
harus
mempertimbangkan
seluruh
elemen
stakeholders, tidak
hanya
memaksimalkan
keuntungan shareholders saja.
Pada
prinsipnya
green
computing terkait
dengan
tiga
rangkaian
entitas
yaitu:
1. Perangkat keras
(hardware)
Dapat
dipastikan
perangkat
keras TI (komputer,
media
menyimpan
data, dan
monitor),
yang
diproduksi
sekitar
pertengaban
tabun 1990-an sudab
memenuhi
syarat
green
computing. Perangkat
keras
tersebut
sudab
memiliki
fitur
power
management, ini
bisa
kita
lihat
pada
sertifikasi
progran Energy Star
pada
perangkat
keras.
Energy
Star
diluncurkan pada tabun
1992
oleh
Environmental
Protection
|