|
19
oleh
seorang
Ketua
Umum
yang
diangkat
oleh
Badan
Pendiri,
dibantu
oleh para
Ketua, Sekretaris,
Bendahara,
serta Bidang
-
bidang sesuai
dengan program kerjanya,
yaitu :
Bidang penelitian dan pengembangan, termasuk
didalamnya:
Unit dialek
dan
folklor,
unit
teater,
unit tari,
unit
musik
dan
unit
pencak
silat
Bidang pagelaran dan pementasan;
Bidang publikasi dan dokumentasi.
Sebagai
lembaga yang
berorientasi
pada masyarakat
Betawi,
khususnya
seni
budaya
Betawi. LKB
juga
tergabung
dalam
Badan
Musyawarah
Masyarakat
Betawi
(BAMUS
Betawi)
yang
merupakan
induk
dari semua
organisasi
yang
bersifat
ke
Betawi-an.
Lembaga
Kebudayaan
Betawi
merniliki
rnisi
menjadi
Laboratorium
dan
Lembaga
Ketahanan
Adat
Istiadat
Seni
Budaya
Tradisional
Betawi.
Dan
rnisi
untuk
memperkuat
keberadaan
Organisasi
agar
memiliki
Power
Off
Bargaining,
melestarikan,
membina,
mengembangkan
dan mengamankan
Budaya
Tradisional
Betawi, memberdayakan
pelaku
seni
Budaya
Betawi
secara
professional
untuk
peningkatan
taraf
hidup
dan kesejahteraannya,
memperkuat
jaringan kernitraan
dalam
lingkup
nasional
dan
intemasional,
dan
menjadi
kontributor
Budaya
tradisional
bagi
kekayaan
khazanah
Budaya
Bangsa.
Buku bacaan anak
"Arak-arakan
Si
Pengaten
Sunat
Betawi"
juga
dibuat
atas
misi yang
sama
dengan
Lembaga
Kebudayaan
Betawi
yaitu
memperkenalkan
kepada
masyarakat
sehingga
masyarakat terutama
masyarakat
perkotaan
Jakarta agar
tidaklah
merasa asing
dengan
kebudayaan
tempat
tinggalnya,
ataupun
untuk memperkenalkan
kebudayaan
Betawi
kepada
masyarakat
yang
bukan
asli
Betawi.
Sebagai
upaya
untuk
melestarikan
dan
mengamankan
Budaya
Tradisional
Betawi.
|