|
29
Eh, Putri buruk rupa sedang bercermin. Kayaknya dia butuh bedak.
Ayo teman-teman, kita bantu dia.
Si
Itik
terlambat
menghindar.
Gerembolan
burung
itu
dalam waktu
bersamaan buang air besar di atas kepala Si Itik. Dan burung-burung itu pun
terbang menjauh. Hanya tawa mereka yang masih sayup-sayup terdengar.
Dalam keadaan
basah
kuyup
dan
kepalanya
dipenuhi
kotoran
burung,
Si
Itik
memutuskan
melewati
Hutan Kebijaksanaan.
Meskipun
sedikit
lebih
jauh dan berisiko bertemu serigala, Si Itik nekat menyusuri jalan setapak yang
ada di tengah Hutan Kebijaksanaan.
Baru berjalan beberapa langkah, Si Itik tanpa sadar telah terperangkap.
Kakinya terjerat dengan tali yang khusus dipasang oleh para pemburu. Si Itik
mencoba untuk tidak panik. Tanpa menimbulkan suara, dia melihat ke
sekeliling dengan hati-hati.
Bernapas sedikit
lega karena dia tidak melihat adanya serigala di
sekitar
itu, Si
Itik sekuat tenaga berusaha
melepaskan tali
yang melilit
kakinya. Namun, tepat ketika tali itu hampir lepas, seekor serigala nampak
berjalan ke arahnya dengan lidah menjulur.
Si Itik terlihat gemetaran.
Apa
kabar,
Bu
Itik?
Bu
Itik
nampak semakin gemuk, berarti Bu Itik
sehat,
ya! Serigala seolah sengaja
memamerkan
gigi
geliginya
yang
nampak
berkilat.
|