|
22
3. Efek penjadwalan kegiatan
4. Efek penyaluran/ penghilang perasaan
5. Efek perasaan terhadap jenis media
Gerbner
(1967)
menulis
(
Rakhmat, 2003;
188)
mass
communication
is
the
technologically and institutionally based production and distribution of the most broadly
shared
continuous
flow
of
massage
in
industrial
societies(Komunikasi
massa
adalah
produksi
dan
distribusi
yang
berlandaskan teknologi dan
lembaga dari
arus
pesan
yang
kontinyu serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industri)
Hal
ini
juga
diperkuat
oleh
Cangara
(2008;34)
yang
mengatakan bahwa
komunikasi
massa
dapat
didefinisikan sebagai
proses
komunkasi
yang
berlangsung
dimana
pesannya
dikirim
dari
sumber
yang
melembaga
kepada
khalayaknya yang
sifatnya
missal
melalui
alat-alat
yang bersifat mekanis seperti radio, televisi, surat kabar
dan film.
Sehingga dapat penulis simpulkan bahwa komunikasi massa
adalah proses
dimana
komunikator
melakukan
pendistribusian pesan
secara
konsisten
dan
terus
menerus
yang
dilakukan
oleh
komunikator yang
melembaga,
melalui
alat-alat
mekanis
seperti
radio, televisi, surat kabar dan
film
untuk
mempengaruhi khalayaknya yang besar
dan berbeda- beda.
Ciri
komunikasi
massa
yang
pertama
adalah
komunikatornya. Kita
sudah
memahami bahwa komunikasi massa itu menggunakan media
massa, baik cetak
maupun
elekronik. Wright secara khusus
mengemukakan
bahwa komunikasi massa
itu
|