Home Start Back Next End
  
21
3.
Material pozzolanic dan cementitious
Material ini dapat bereaksi dengan air saja atau dengan kapur bebas (Ca(OH)2) plus
air. Komposisinya didominasi oleh siliceous, aluminous dan kapur. Contoh : fly ash
kelas C, yaitu sisa buangan Industri PLTU yang menggunakan batubara jenis lignite
atau subbituminous.
4.
Material inert
Material ini tidak bereaksi secara kimiawi dengan unsur-unsur semen. Contoh : bahan
buangan pabrik batu marmer, bahan kuarsa yang sudah dihaluskan dan lain-lain.
Pada
penelitian ini, bahan tambahan yang digunakan adalah abu sekam padi
dan fly ash
dengan kadar 10, 15, 20% dari berat semen dalam setiap campuran beton
berpori; dan produk dari Sika, dengan tipe air entraining
dengan kadar 1, 2, 3% dari
jumlah berat air dalam setiap campuran beton berpori.
2.5.1
Abu Sekam Padi
Sekam padi merupakan bahan hasil sampingan produk pertanian, sekam yang
dibakar mempunyai sifat pozzolan yang mengandung unsur silikat yang tinggi. Pozzolan
ini mengandung sifat sementasi jika bercampur dengan kapur padam dan air.
Abu sekam padi sangat kaya akan silika (Si) yang dalam oksidanya dikenal
dengan silika dioksida. Penggunaan silika dalam dunia konstruksi khususnya teknologi
beton dipakai sebagai bahan tambah. Hebatnya silika yang dari abu sekam padi ini tidak
kalah dengan silica fume yang harganya cukup tinggi. Namun sayangnya, pertumbuhan
tanaman padi dewasa ini telah berganti dengan pertumbuhan beton dan bata. Sehingga
prospek usaha untuk pengembangan silika dari abu sekam padi akan semakin suram.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter