|
7
BAB 2
2.1
Beton merupakan bahan bangunan utama yang banyak digunakan dalam suatu
struktur bangunan. Beton dalam aplikasinya digunakan untuk membuat perkerasan jalan,
struktur bangunan, pondasi, jalan, jembatan penyeberangan, struktur parkiran, dasar
untuk pagar atau gerbang
dan lain sebagainya. Beton adalah suatu campuran antara
semen (bahan perekat), air (bahan pembantu reaksi kimia selama proses pengerasan dan
perawatan beton berlangsung), dan agregat (bahan pengisi) yang menyebabkan
terjadinya suatu hubungan erat antara bahan-bahan tersebut.
Beton yang baik mempunyai sifat-sifat kedap terhadap air, awet (tahan lama),
tidak retak-retak, dan tahan terhadap cuaca. Terkadang, satu atau lebih bahan aditif
ditambahkan untuk menghasilkan beton
dengan karakteristik tertentu, seperti
kemudahan pengerjaan (workability), durabilitas, dan waktu pengerasan. Kekuatan beton
adalah merupakan hasil gabungan tiga kekuatan, yaitu : (1) kekuatan dari mortar (semen,
agregat halus, dan air),
(2) kekuatan ikatan antara mortar dan agregat kasar, dan
(3)
kekuatan dari partikel agregat kasar.
2.2
Semen adalah suatu jenis bahan yang memiliki sifat adhesi dan kohesi, yang
memungkinkan melekatnya fragmen-fragmen mineral menjadi suatu massa yang padat.
Semen yang dimaksudkan untuk konstruksi beton adalah bahan yang jadi dan mengeras
|