|
8
dengan adanya air, yang dinamakan semen hidrolik (hydraulic cement). Semen semacam
ini berbahan utama silikat atau pasir silika dan campuran dari batu kapur dan tanah liat
yang digerinda, dicampur, dibakar di dalam pembakaran kapur (klin), dan kemudian
dihancurkan menjadi bubuk / tepung. Dalam penggunaannya, semen semacam ini secara
kimia dicampur dengan air membentuk massa yang mengeras.
Semen Portland adalah semen hidrolik yang dihasilkan dengan cara
menghaluskan klinker yang terdiri dari silikat-silikat kalsium yang bersifat hidrolis
dengan gips sebagai bahan tambahan [PUBI-1982].
Semen Portland atau semen Portland pozzolan digunakan untuk bahan beton,
berupa semen hidrolik yang berfungsi sebagai bahan perekat bahan. Dengan jenis semen
tersebut diperlukan air guna berlangsungnya reaksi kimiawi pada proses hidrasi. Semen
Portland pada awalnya ditemukan di dekat kota Dorset, Inggris oleh Joseph Aspdin,
seorang tukang batu kebangsaan Inggris pada tahun 1824. Dinamakan semen Portland
karena semen yang dihasilkannya mempunyai warna serupa dengan tanah liat alam di
pulau Portland. Komponen utama semen Portland terbentuk dari empat unsur oksidasi,
yaitu :
Batuan kapur mengandung komponen Limestone (CaO) : 60% 66%
Lempung mengandung komponen :
-
Silika (SiO2)
: 19% 25%
-
Alumina (AL2O3)
: 3% 8%
-
Oksida Besi (Fe2O3)
: 1% 5%
Semen juga dapat dibedakan menjadi dua kelas, yaitu :
|