![]() 41
Curing
atau perawatan
beton berpori setelah pengecoran dilakukan untuk
mencegah terjadinya penyumbatan pada pori-pori yang akan mengurangi permeabilitas.
Perawatan beton berpori dilakukan minimal selama 7 hari setelah pengecoran. Beton
berpori akan berfungsi dengan baik apabila terlindungi dari penyumbatan oleh pasir.
Perawatan perkerasan dengan menggunakan beton berpori haruslah dilakukan secara
berkala. Mengingat air yang mengalir melewati beton memungkinkan untuk membawa
polusi yang larut dalam air maupun yang tidak larut, serta juga sampah yang dapat
menyumbat rongga-rongga pada beton. Kebanyakan dari serpihan-serpihan ini akan
tersimpan dekat dengan permukaan beton berpori sehingga dibutuhkan perawatan
khusus dalam mengatasinya.
Vaccuming atau power blowing dibutuhkan untuk membersihkan pori-pori pada
beton berpori
apabila terjadi penyumbatan
pada beton berpori. Power blowing
atau
pressure washing
dapat membuat pori-pori pada beton berpori bertambah sehingga
dapat meningkatkan permeabilitas, tetapi dapat
juga merusak bagian permukaan beton
berpori.
Gambar 2.9 Beton Berpori Sebelum (kiri) dan Sesudah (kanan) Proses Vaccuming
|