|
14
2.1.2
Storyboa rd
Storyboard adalah
lan gkah
selanjutny a
dalam
mendefin isikan aksi-
aksi
y
ang ada d i dalam
n
askah.
Dimana d idalamny a kita
men gatur
waktu
dan
framing
untuk
kamera,
aksi
dan
dialo g
y
ang akan
d
igunakan.
Untuk
membuat
storyboard
y
ang efektif,
kita
harus
dap at
membagi
naskah
menjad i
beb erap a
adegan,
kemud ian memb agi
adegan men jadi
beber ap a
kali
shot, d iman a
setiap
shot
merep resentasikan tamp ilan kamera
y
ang
berbeda
atau aksi
y
ang b erbeda.
Setiap
p
anel
storyboard
men ggamb arkan
ap a
y
ang terjadi dalam
setiap
shot. Storyboard sangat
berguna dalam
p
ersiap an
p
roduksi
walaup un storyboard y ang
dibuat
san gat
sederh ana
(Derakhshani & M unn , 2008,p 5).
Storyboard adalah
p
erancan gan
men ggunak an kata-kata dan sketsa
untuk setiap
dan seluruh tamp ilan baik
y
ang berup a
med ia
gambar,
suara
dan p ilihan n avigasi, d ijelaskan d en gan warn a dan b entuk y ang sp esifik, isi
tulisan, atribut
dan font, bentuk tombol, style, resp on dan p erubahan suara
(Vau ghan, 2008,p 2).
2.1.3
Eight Golden Rules of Interface Design
Terdap at
delap an
aturan
dalam
meny usun p erancan gan
antarmuk a
y
ang biasa digunakan dalam
mer ancan g ap likasi ( Shneid erman & Plaisant,
2010,p 88), diantarany a adalah:
1.
Berusaha untuk konsisten.
|