|
37
BAB III
PERMASALAHAN
Untuk
menyusun
konsep
perancangan
dalam
kasus
redesain
Wisma
Fajar
Senayan
untuk
fungsi
wisma
atlet
yang
mendukung pemulihan kelelahan, perlu
diketahui permasalahan-permasalahan
apa saja yang mungkin akan dihadapi selama
proses perancangan.
Dalam hal ini perlu memperhatikan
beberapa aspek, antara lain :
1. Aspek manusia
Dengan
mempertimbangkan
hal-hal
yang
berkaitan
dengan
aktivitas
dan
kebutuhan
manusia
sebagai
pelaku
kegiatan,
antara
lain
seperti:
gaya
hidup,
kebiasaan,
nilai-
nilai
dan
sistem
yang
dianut,
standard-standard
kenyamanan
(dimensi
tempat
duduk,
dimensi
ruang,
dimensi
furniture).
Dalam
hal
ini
permasalahan
yang
perlu
dikaji,
antara lain
:
Bagaimana
program
ruang yang
dapat
menjawab
kebutuhan
atlet
akan
pemulihan
kelelahan?
2. Aspek Ruang
Dengan
mempertimbangkan hal-hal
yang
berkaitan
dengan
ruang
dalam
suatu
bangunan yang dapat berupa ruang privat, maupun ruang publik. Pertimbangan
dapat
berupa
faktor
kenyamanan dalam
ruang
(kenyamanan thermal,
akustik,
pencahayaan), organisasi
ruang,
hubungan
ruang,
penggunaan warna
dan
material
dalam ruang, sirkuasi dalam ruang, penggunaan furniture yang sesuai, dsb.
Bagaimana merancang ruang
yang
dapat
mendukung proses
pemulihan kelelahan
atlet?
3. Aspek lingkungan
Dengan
mempertimbangkan
hal-hal
yang
ada
pada
tapak,
yang
dapat
berupa
sirkulasi dari
lingkungan menuju bangunan
dan
sebaliknya,
vegetasi pada
tapak,
faktor
ketidaknyamanan
yang
berasal
dari
lingkungan
(suhu
dan
kelembaban
udara,
kebisingan,
dan radiasi matahari),
dsb.
Bagaimana
meminimalisir
ketidaknyamanan
lingkungan
yang dapat
mengganggu
proses pemulihan kelelahan?
Bagaimana
memanfaatkan
potensi
lingkungan
sehingga
dapat mendukung
proses
pemulihan kelelahan atlet?
|