|
36
Kelelahan oleh
penyebab manapun sudah
harus
pulih
dalam
waktu
24
jam.
Oleh
sebab
itu diperlukan
berbagai
metode
untuk
mempercepat
proses
pemulihan.
Pemulihan
dapat
dilakukan
antara
lain dengan
memulihkan
sumber
energi,
istirahat,
pemulihan
pasif,
dan pemulihan
aktif.
Pemulihan
sumber energi
dapat
diperoleh
dengan
kegiatan
makan
yang sesuai dengan
standar
kebutuhan
nutrisi. Istirahat dapat dilakukan dengan kegiatan duduk, bersantai, ataupun
tidur.
Pemulihan
pasif
dapat
dilakukan
dengan
spa dan
massage,
sedangkan
pemulihan
aktif
dapat
dilakukan
dengan
kegiatan
olahraga
ringan,
seperti
berenang,
berjalan,
dan
bersepeda
santai.
Selain
itu, penerapan
warna
yang
tepat
juga dapat membantu proses pemulihan.
Untuk
mencapai
kondisi
fisik
dan
mental
yang
baik,
pemukiman
atlet
harus
direncanakan
dengan
memperhatikan
prinsip-prinsip
ergonomi,
di mana
setiap
rancangan
desain
harus selalu
memikirkan
kepentingan
manusia,
yakni
perihal
keselamatan,
kesehatan,
keamanan
maupun
kenyamanan.
Beberapa
hal
yang
perlu
diperhatikan
dalam
penerapan
prinsip
ergonomi
adalah
ukuran
tubuh
manusia,
gerak
tubuh
manusia,
keterbatasan
manusia,
aspek
psikologi,
dan
faktor lingkungan
yang
mempengaruhi
manusia,
seperti
cahaya,
kebisingan,
getaran mekanis, temperatur, kelembaban,
dan warna.
Dari
hasil
studi
banding,
didapatkan
fakta
bahwa
kondisi
pada
Wisma
Fajar
sangat
berbeda
dengan
kondisi
wisma
atlet pada
umumnya,
seperti
pada
Wisma
Atlet
Ragunan
dan
YOV.
Umumnya
wisma
atlet
terdiri
dari
unit
hunian,
ruang
makan,
ruang
bersama
atau ruang
pertemuan,
fasilitas
laundry,
ruang
menonton,
ruang
medis,
dan ruang
ibadah.
Pada
Wisma
Atlet
Ragunan
juga
disediakan
ruang
jemur
pada
unit hunian
karena
kebanyakan
atlet yang
menempatinya
lebih memilih
mencuci pakaian sendiri secara manual.
|