|
13
g. Guest Room
Dalam
menentukan
rancangan
guest
room,
pertimbangan
pertama
terletak
pada
ukuran
ruang.
Panjang
dan
lebar
ruangan
ditentukan
oleh
jumlah
furnitur
yang
mengisi
ruangan
dan tingkat
kemewahan
suatu hotel. Guest
room
yang
paling umum
terdapat dalam
suatu
hotel adalah twin bed room, single bed room, dan suites room.
h. Fasilitas restoran
Restoran
pada
hotel
harus
memperhatikan
kenyamanan
termasuk
coffee
shop,
yang dapat
dipenuhi
dengan
pelayanan
yang cepat
dan
variasi menu. Tamu-tamu yang ingin makan di restoran dan bar
yang
ada
di
hotel
dapat
memesan
di
tempat
yang
disediakan
oleh
hotel.
Ada
beberapa hotel
yang
menyediakan
klab-klab malam
di
mana
para
tamu
dapat
menikmati
musik
dan berdansa
sambil
menikmati hidangan
makanan dan minuman yang dipesan.
i.
Koridor
Berdasarkan
pertimbangan
kenyamanan
sirkulasi, panjang
koridor pada hotel maksimal adalah 30 m.
Selain
bagian
kamar,
kenyamanan
sebuah
hotel
juga
ditentukan
oleh pengaturan
sirkulasinya,
yang
secara
umum dapat
dibedakan
menjadi 2, yaitu:
Public circulation
(sirkulasi publik), terbagi
lagi menjadi dua,
yaitu resident guest dan non-resident guest.
Kedua
jalur
sirkulasi
ini harus
cukup
terpisah
dan
simpel,
dimulai
dari entrance
foyer
(lobby).
Jika terdapat
ballroom
suite
maka
peletakannya
harus
terpisah
dari
blok
ruang
tidur
dan
juga
dari
public
room
lainnya
di
hotel.
Akses
langsung
dari
reception
area
ke
blok
ruang
tidur
harus
dihindari,
dan
jalur
sirkulasi untuk
non-resident guest
tidak
boleh
melalui
blok
ruang
tidur.
Harus
ada
akses
dari
ruang
tidur
ke public
rooms dan entrance,
serta diusahakan
ada akses resident
only dari ruang tidur ke dining room.
|